Menjadi seorang pemimpin bukanlah satu tugas yang senang. Kita kena menjadi contoh kepada tanzim ataupun organisasi yang dipimpim. Mungkin itulah yang dinamakan qudwah.

cropped-matk.jpg

Sumber Gambar: MATK10 PEMBINA

Cara paling mudah untuk kita memahami konsep qudwah ini adalah memimpin dengan perbuatan.

Kita menyeru agar ahli tanzim kita untuk bekerja keras demi mencapai objektif, walhal kita sendiri masih goyang kaki dan bermalas – malasan. Kita memberi arahan kepada anak buah kita agar menjauhi maksiat walhal kita sendiri masih berseronok di dalam dosa noda.

Allah tidak suka dengan golongan seperti ini.

“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat?” [QS. Ash-Shaff : 2].

Tarbiah itu sendiri merupakan satu medium untuk mengasah kepimpinan. Setiap al akh akan diberi satu taklifan untuk membawa usrah. Dari sinilah kita mula belajar mengurus manusia lebih – lebih lagi mengurus nafsu anak buah kita.

Teringat dengan kata seorang ikhwah suatu ketika dahulu

“Macam mana kita nak bawa organisasi sekiranya usrah pun kita tak mampu nak bawa?”

Semoga kita semua tsabat dalam jalan yang sangat jauh ini. InsyaAllah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s